Melawan Lupa


Alhamdulilah sudah sehat. Laporan selesai. Mari kembali beraktifitas. Oiya, ini Khalil sedang mengerjakan tugas susulan, karena dia LUPA!
Ya, lupa memang bikin fatal, semalaman kami berdua Terkontir2 ngerjain ini. Tapi hikmahnya, Khalil jadi disiplin agar tidak lupa. Saya memang tidak mau memaklumi untuk Hal yang satu ini, Dan tak mau melabelkannya sebagai penyakit jadi tak butuh ‘diobati’. Apalagi, usianya dah tak bisa disebut balita, apalagi manula yg wajar kalau sudah terkena penyakit pikun.
Lupa, bisa dicegah dan cukup mudah. Caranya:
1. Tanamkan motivasi. Iyaa, ini penting banget, usut punya usut Khalil tidak terlalu suka pelajaran yang sifatnya keterampilan. Itu mah cewek banget, Mi! Nah,lho.. tenyata, problem utama kenapa Khalil lupa, karena memang dia tidak memprioritaskan, tidak merasa bahwa SBK adalah pelajaran yang penting. Dan tidak merasa bahwa kontribusinya dalam mata pelajaran ini, diperhitingkan. Bayangkan kalau tugasnya berkelompok, tugasnya membuat kaligrafi. Dia kebagian bawa cat airnya, tapi karena LUPA, ya gagal kaligrafinya Kan?
Maka, tanamkan motivasi. Jelaskan pentingnya pelajaran SBK, kaitkan dengan tanggungjawabnya sebagai siswa, dan sebagai hamba Allah yang semua perbuatan akan dipertanggungjawabkan.
2. Kerja Tim. Saya dan suami sepakat, bahwa keluarga termasuk ladang Amar ma’ruf alias saling mengingatkan dalam kebaikan. Maka, mengingatkan terus agar Khalil tidak lupa dengan amanah-amanahnya di sekolah, menjadi tugas bersama, pun Khalil, ketika dirasa Ada yang perlu diingatkan ketika posisi orang tuanya sebagai tauladan perlu diluruskan, ya dia mengingatkan dengan cara yang baik.
3. Buat agenda, kalau perlu bikin reminder. Ini Juga Penting, bikin reminder! HP Kan canggih2 sekarang, manfaatkan untuk jalan kebaikan. Kalau suara ayam Jago kukuruyuk sudah terlalu mainstream, boleh dipasang suara kuntilanak lagi cekikikan, volumenya jangan lupa dimaksimalkan.
Tapi, percuma Juga sih, kalau motivasi gak Ada. Maka, sebelum terlambat, apalagi ke anak2 jangan bosan untuk ngobrol dan sharing. Lantas, kalau kita yang pelupa? rajin2 lah introspeksi diri barangkali kurang motivasi atau banyak dosa2 yg melekat di diri, Naudzubillah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s